Showing posts with label Menulis Paragraf Persuasif. Show all posts
Showing posts with label Menulis Paragraf Persuasif. Show all posts

Saturday, October 4, 2014

Paragraf Persuasif


PARAGRAF PERSUASIF
Paragraf persuasif adalah paragraf yang bertujuan meyakinkan dan membujuk seseorang atau pembaca agar melaksanakan /menerima keinginan penulis

CIRI-CIRI PARAGRAF PERSUASIF
ü  ada fakta/bukti untuk mempengaruhi/membujuk pembaca
ü  bertujuan mendorong, mempengaruhi dan membujuk pembaca
ü  menggunakan bahasa secara menarik untuk memberikan sugesti (kesan) kepada pembaca

CONTOH-CONTOH PARAGRAF PERSUASI
     Beras organik lebih menguntungkan daripada beras nonorganik . Mutu beras organik lebih sehat , awet, dan lebih enak. Selain itu, beras organik tidak mencemari lingkungan karena tidak menggunakan bahan kimia.Keuntungan yang didapat para petani beras organik juga lebih tinggi. Petani beras organik mendapatkan keuntungan 34 % dari biaya prduksi, sedangkan petani beras nonorganik hanya mendapat keuntungan 16 % dari biaya produksi. Oleh karena itu, mari kita bertani dengan cara organik agar lebih mnguntungkan dan dapat meningkatkan taraf hidup.

     Tidak dapat disangkal bahwa praktik berpidato menjadi semacam “obat kuat’ untuk membangun rasa percaya diri. Jika rasa percaya diri itu sudah besar, kita dapat tampil tenang tanpa digoda rasa malu, takut, dan grogi. Ketenangan inilah yang menjadi modal utama untuk meraih keberhasilan pidato. Oleh karena itu, marilah kita melaksanakn praktik berpidato agar kita segera memperoleh keterampilan atau bahkan kemahiran berpidato.

Posted By Pak3Haryanto11:45 PM

Thursday, October 2, 2014

Jenis-Jenis Paragraf

Jenis-jenis paragraf berdasarkan tujuannya dapat dibedakan atas :
1. Paragraf argumentasi
2. Paragraf eksposisi
3. Paragraf deskripsi
4. Paragraf persuasi
5. Paragraf naratif
1. PARAGRAF ARGUMENTASI
Paragraf argumentasi adalah paragraf yang berisi ide/gagasan dengan diikuti alasan yang kuat untuk menyakinkan pembaca
Ciri-ciri paragraf argumentasi

  1.  bersifat nonfiksi /ilmiah
  2.  bertujuan menyakinkan orang lain bahwa apa yang dikemukakan merupakan kebenaran
  3.  dilengkapi bukti-bukti berupa data, tabel, gambar dll
  4.  ditutup dengan kesimpulan

2.  PARAGRAF DESKRIPSI
Paragraf deskripsi adalah paragraf yang melukiskan atau menggambarkan sesuatu dengan tujuan agar pembaca seakan-akan bisa melihat, mendengar, atau merasakan sendiri semua yang ditulis oleh penulis
Ciri-ciri paragraf deskripsi

  1. Menggambarkan /melukiskan objek tertentu (orang, tempat, keindahan alam dll)
  2. Bertujuan agar pembaca seolah-olah melihat sendiri objek

3.  PARAGRAF EKSPOSITIF

Paragraf ekspositif adalah paragraf yang bertujuan untuk menjelaskan dan menerangkan sesuatu permasalahan kepada pembaca agar pembaca mendapat gambaran yang sejelas-jelasnya tentang sesuatu permasalahan yang dimaksud pengarang
Ciri-ciri paragraf Ekspositif

  1. bersifat nonfiksi/ilmiah
  2. bertujuan menjelaskan/memaparkan
  3. berdasarkan fakta
  4.  tidak bermaksud mempengaruhi
4.  PARAGRAF PERSUASIF
Paragraf persuasif adalah paragraf yang bertujuan meyakinkan dan membujuk seseorang atau pembaca agar melaksanakan /menerima keinginan penulis
Ciri-ciri paragraf persuasif

  1.  ada fakta/bukti untuk mempengaruhi/membujuk pembaca
  2. bertujuan mendorong, mempengaruhi dan membujuk pembaca
  3. menggunakan bahasa secara menarik untuk memberikan sugesti (kesan) kepada pembaca

5.  PARAGRAF NARATIF
Paragraf naratif adalah suatu bentuk paragraf yang menceritakan serangkaian peristiwa yang disusun menurut urutan waktu terjadinya
Ciri-ciri paragraf naratif

  1.  Ada tokoh, tempat, waktu, dan suasana yang diceritakan
  2. Mementingkan urutan waktu maupun urutan peristiwa
  3. Tidak hanya terdapat dalam karya fiksi ( cerpen,novel,roman) tetapi juga terdapat dalam tulisan nonfiksi (biografi, cerita nyata dalam surat kabar,sejarah,riwayat perjalanan)

Posted By Pak3Haryanto10:18 PM

Tuesday, August 20, 2013

Latihan & Tes Menulis Paragraf Persuasif

Latihan


Tes

Posted By Pak3Haryanto5:28 PM

Menulis Paragraf Persuasif

Kompetensi
Kompetensi Dasar:
Menulis gagasan untuk meyakinkan atau mengajak pembaca bersikap atau melakukan sesuatu dalam bentuk paragraf  persuasif

Indikator:
  1. Mendefinisikan paragraf persuasif
  2. Menentukan topik-topik yang tepat untuk dikembangkan menjadi paragraf persuasif
  3. Menulis paragraf persuasif berdasarkan gambar
  4. Melengkapi paragraf melengkapi paragraf persuasif dengan kata serapan
Materi
larangan narkoba
Anda tentu sering menonton iklan di televisi. Apakah yang terbersit di benak Anda ketika  menyaksikannya? Demikian juga halnya dengan  kampanye-kampanye, misalnya kampanye pemilihan presiden, pemilihan kepala desa, atau pemilihan ketua OSIS. Tentu didalamnya ada ajakan atau imbauan. Hal-hal tersebut di atas adalah contoh dari persuasi.Untuk dapat  membuat paragraf persuasif yang baik, Anda harus mengikuti langkah-langkah berikut.
Pertama, menentukan topik. Kedua, menentukan tujuan, ketiga memilih data, keempat membuat kerangka sesuai dengan topik, kelima mengembangkan kerangka atau menulis paragraf Terakhir, menyunting paragraf yakni, mencermati penggunaan ejaan, pilihan kata, dan susunan antarkalimat agar koheren dan kohesi.
Ada banyak topik  yang dapat dikembangkan menjadi paragraf persuasif, misalnya, “Menghidari pengaruh buruk nakotika dan obat-obatan terlarang lainnya”. Tujuan penulisan  yang dapat dirumuskan adalah meyakinkan pembaca bahwa narkotika dan obat-obat terlarang lain merupakan pembunuh berdarah dingin yang secara perlahan membawa pecandunya ke liang lahat.
Dalam pelajaran ini, Anda akan  berlatih mengemukakan gagasan yang dimiliki dalam bentuk paragraf persuasif. Sebelumnya, Anda akan menentukan pokok-pokok tulisan yang akan Anda tulis. Dengan demikian, kemampuan dalam menulis serta berpikir kritis Anda akan bertambah.

Pengertian Paragraf Persuasif
jauhi narkoba
Ciri paragraf persuasif, yakni:
  • berusaha meyakinkan seseorang atau  pembaca;
  • berusaha membuat pembaca tergerak untuk melakukan hal yang  dihendaki penulis;
  • bertujuan membujuk pembaca agar mau berbuat sesuatu sesuai dengan keinginan penulisnya;
  • harus mampu mengemukakan pembuktian dengan data dan fakta;
  • biasanya menggunakan pendekatan emotif, yaitu pendekatan yang berusaha membangkitkan dan merangsang emosi pembaca dan  pendekatan rasional, yakni dengan menyampaikan fakta-fakta untuk meyakinkan pembaca atau pendengar; 
  • bentuk persuasif yang dikenal umum: propaganda yang dilakukan berbagai badan, lembaga, atau perorangan; iklan dalam surat kabar untuk mempromosikan barang dagangan, kampanye untuk menarik pemilih sebanyak-banyaknya, dan selebaran-selebaran atau pamflet. 

Topik Paragraf Persuasif
Macam-macam topik paragraf  persuasif 

Contoh:

jarum suntik sedang menancap di tangan
Gb.a. Jauhi Narkotika dan Obat-obat Terlarang

sampah organik
Gb.b. Membuang Sampah pada Tempatnya

orang berolahraga lari
Gb.c. Biasakan Hidup Sehat

orang sedang menabung di bank
Gb.d. Mari Menabung 
Langkah-langkah Menulis Paragraf
Berikut ini langkah-langkah yang dapat ditempuh bila Anda akan menulis paragraf persuasif.
1.Menentukan Topik
Topik merupakan pokok pembicaraan atau topik permasalahan. Sebelum menulis sebaiknya Anda menentukan topik. Hal itu dimaksudkan agar tulisan Anda terarah/terfokus dan dapat mempersiapkan bahan atau data yang diperlukan. Misalnya, topik yang Anda pilih adalah “Menghindari pengaruh buruk narkotika dan obat-obatan terlarang lainnya”. Penentuan topik tersebut dapat memudahkan Anda untuk merumuskan tujuan dan mengumpulkan bahan/data yang sesuai dengan topik.
2.Merumuskan Tujuan
Dalam paragraf persuasif, tujuan penulis dapat dikemukakan secara langsung. Misalnya, topik yang dibuat oleh penulis adalah “Menghidari pengaruh buruk narkoba”. Tujuan penulisan yang dapat dirumuskan adalah meyakinkan pembaca bahwa narkoba merupakan pembunuh berdarah dingin yang secara perlahan membawa pecandunya ke liang lahat.
3.Mengumpulkan Bahan
Bahan dapat diperoleh melalui kegiatan pengamatan, wawancara, dan penyebaran angket kepada responden. Pada saat mengumpulkan bahan, Anda dapat membuat catatan, baik kutipan langsung maupun tidak langsung, yang nantinya dapat dijadikan sebagai barang bukti.
Contoh: Peneliti mengungkapkan bahwa sebab-sebab seseorang dapat terjerumus ke dalam dunia narkoba: 45% broken home, 20% frustasi, 17% ingin disebut modern, dan sisanya karena sebab lain (Sukartono, 1987:45).
Data tersebut diperoleh dari buku karangan Sukartono yang diterbitkan pada tahun 1987, halaman 45..

Melengkapi Paragraf Persuasif
Kerangka Tulisan Persuasif
1. Hakikat Narkoba
1.1 Pengertian narkoba
1.2 Jenis narkoba, bentuk, dan harga
1.3 Efek masing-masing jenis narkoba bagi tubuh
2. Latar Belakang Pecandu Narkoba
2.1 Frustasi
2.2 Broken home
2.3 Ingin disebut modern
2.4 Sebab-sebab lain
3. Pengaruh yang Ditimbulkan oleh Narkoba
3.1 Pengaruh narkoba terhadap kondisi fisik dan kejiwaan pecandu
3.2 Pengaruh narkoba terhadap masa depan pecandu
3.3 Pengaruh narkoba terhadap masyarakat
4. Cara Penanggulangan yang Mungkin Dilakukan

4.1 Menghilangkan hal-hal yang menjadi penyebab terjerumusnya 
     seseorang ke dalam dunia narkoba
4.2 Meningkatkan kerjasama antara orang tua-guru-kepolisian dalam 
     memberantas narkoba

                                                                        
Sumber : http://belajar.kemdiknas.go.id/

Posted By Pak3Haryanto5:23 PM